Beruntungnya Kamu yang Menyandang Gelar Pemburu Beasiswa

By | November 1, 2017

Mendapat gelar “Si pemburu beasiswa” membuatmu merasakan kesibukan yang nggak dialami mahasiswa lain. Mulai dari mendaftar, mempersiapkan berkas-berkas, hingga memenuhi tanggung jawab sebagai penerima beasiswa harus kamu lakoni. Kamu akan mengalami keribetan-keribetan ini demi sekolah gratis. Namun yakinlah bahwa semua itu akan terbayar ketika lulus nanti.

1. Jadi pemburu beasiswa memanglah tidak gampang, anda mesti berjuang dari pertama

Jadi pemburu beasiswa membuat kamu rasakan perjuangan dari bawah. Dari mulai menyiapkan dokumen, mendaftar, menanti pengumuman, sampai pada akhirnya beasiswa anda peroleh. Perjuangan itu yang nanti juga akan menjadikanmu pribadi kuat serta yang tentu, perjuanganmu akan tidak membohongi hasil.

Baca Juga: Cara mencetak dokumen

2. Anda mesti menyiapkan beragam jenis dokumen yang kadang-kadang menggunakan saat serta tenaga

Jadi pencari beasiswa, telah lumrah bila mesti menyiapkan beragam dokumen untuk memperkuat kalau anda layak memperoleh beasiswa itu. Dari mulai foto copy kartu keluarga, KTP, Ijazah paling akhir, sertifikat keikutsertaan seminar, piagam penghargaan, serta beragam jenis dokumen yang memanglah mesti usaha keras mempersiapkannya. Perlu saat serta tenaga ekstra memanglah, tapi percayalah, semua juga akan terbayar bila beasiswa yang anda perjuangkan telah di tangan.

3. Punyai urusan dengan birokrat tidaklah hal yang mudah

Namanya juga tinggal di Indonesia, yang namanya punyai urusan dengan birokrat tidak semudah membalikkan telapak tangan. Anda juga akan rasakan bagaimana kesalnya dilepmar ke sana-kemari, diminta ganti dokumen ini itu, diminta balik sekali lagi dikarenakan dokumen belum juga lengkap, serta segudang argumen yang terkadang tidak masuk akal. Sekalinya telah lengkap balasannya kalimat pesimis yang buat kita jadi kurang percaya diri serta tidak yakin diri buat dapetin beasiswa.

4. Sesudah beasiswa anda bisa, perjuanganmu tidak cukup berhenti hingga di sini

Beasiswa telah di tangan, eits, tunggulah dahulu, anda masih tetap mesti berjuang. Umumnya, institusi yang memberimu beasiswa miliki ketentuan yang juga akan jadi beban tanggung jawabmu. IPK mesti diatas 3. 0, tidak bisa menikah, mesti mempunyai prestasi non akademik, aktif berorganisasi, serta ketentuan beda yang terkadang buat anda terbebani. Tapi janganlah cemas, semuanya juga akan membuat kamu punya kebiasaan dengan tanggung jawab berat yang juga akan anda hadapi sesudah lulus kelak.

Tidak cukup cuma tanggung jawab yang perlu anda penuhi, jadi penerima beasiswa kesabaranmu juga masih tetap ditest. Living biaya yang telat ditransfer yaitu hal lumrah, terlebih anda tinggal di Indonesia. Saat saja sukai ngaret, terlebih problem uang. Umumnya, beasiswa yang datang dari pemerintah tidak pas saat pendistribuasiannya. Anda si penerima beasiswa mesti mengencangkan sabuk supaya dapat “hidup” sampai transferan datang. Tapi semuanya akan ngajarin anda untuk dapat memanage keuangan serta hidup lebih sabar : D