Cara Diet Makanan Sesuai Golongan Darah

By | February 28, 2017

diet makanan

Diet makanan – Saat ini tersedia beragam cara diet dalam rangka turunkan berat badan, salah satunya adalah diet golongan darah. Meski terdengar menarik, diet makanan ini sebenarnya tidak disarankan karena risiko dari diet ini adalah sulitnya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi karena larangan mengonsumsi beberapa jenis makanan. Sehingga untuk diet ini disarankan agar golongan darahnya dicek terlebih dahulu karena golongan darah bisa memengaruhi sistem pencernaan. Hal ini didasari dengan tiap golongan darah mencerna lektin (protein) secara berbeda. Jika kandungan lektin tidak sesuai dengan golongan darah, maka dapat memicu lambatnya metabolism. Golongan darah sendiri umumnya diketahui melalui sistem ABO.

  • golongan darah A memiliki antigen A pada sel darah merah dan memproduksi antibodi untuk melawan sel darah merah dengan antigen B.
  • golongan darah B memiliki antigen B pada sel darah merah dan memproduksi antibodi A untuk melawan sel darah merah dengan antigen A.
  • golongan darah AB memiliki antigen A dan B pada sel darah merah dan tidak memiliki antibodi A dan B pada plasma darah.
  • memiliki golongan darah O, tidak memiliki antigen A atau B pada sel darah merah. Golongan darah O memproduksi antibodi A dan B di plasma darah.

Dalam diet makanan terdapat tiga kategori makanan yaitu bermanfaat dan netral (sebagai asupan untuk tubuh) dan harus dihindari (sebagai racun). Contohnya :

Golongan darah O sebaiknya diet protein tinggi, seperti daging unggas, dan ikan.

Golongan darah A, disarankan untuk menghindari makan daging alias pemakan sayur, kacang, buah dan biji-bijian.

Golongan darah B sayur hijau, telur, daging dan produk susu rendah lemak.

Golongan darah AB, konsumsi difokuskan pada boga bahari (makanan laut), tahu, produk susu dan sayuran hijau.

Selain diet makanan, untuk menjalani diet golongan darah Anda juga harus melakukan olahraga seperti : berlari dapat dijadikan pilihan tepat untuk golongan darah O, golongan darah A disarankan memilih olahraga yang menenangkan, seperti golf atau yoga, golongan darah B untuk berolahraga intensitas sedang, seperti mendaki, berjalan, dan tenis, golongan darah AB merupakan campuran dari olahraga menenangkan sekaligus pada intensitas sedang. Rekomendasi diet berdasarkan golongan darah sebaiknya lebih diwaspadai untuk penderita penyakit tertentu, seperti diabetes dan penyakit ginjal karena tidak mempertimbangkan kondisi kesehatan seseorang secara keseluruhan karena hanya berdasarkan satu faktor, yaitu golongan darah. Diet golongan darah dengan salah mengkonsumsi berisiko mengalami kondisi akibat kekurangan nutrisi. Misalnya osteroporosis karena kekurangan kalsium dan berbagai defisiensi vitamin.

Jika kini Anda tengah berusaha mengikuti cara diet makanan sesuai gizi sebaiknya pilih diet yang didukung fakta ilmiah. Lakukan olahraga sesuai dengan kondisi tubuh Anda dan jika ragu segera konsultasikan dengan ahli gizi agar mendapatkan manfaat yang lebih baik. Golongan darah manusia pada umumnya di pastikan ada tidaknya antigen ,di dalam darah merah dan putih. Agar tubuh bisa membedakan sel tubuh sendiri dari sel yang berasal dari luar tubuh. Jika sel dengan antigen berlawanan masuk ke dalam tubuh, maka sistem kekebalan tubuh akan perang terhadap sel yang dianggap asing. Hingga saat ini diet golongan darah belum ada penelitian yang berhasil membuktikan diet ini dapat membantu meningkatkan kinerja sistem pencernaan.