Manajemen Akuntansi Keuangan Daerah

By | June 15, 2017

Manajemen keuangan daerah adalah sebuah alat yang di gunakan untuk mengelola keuangan dalam rumah tangga pemerintahan suatu daerah. Akuntansi keuangan daerah merupakan sebuah bagian dari manajemen keuangan daerah. Akuntansi keuangan daerah adalah sebuah bentuk dari administrasi dan merupakan bagian dari akuntansi pada sektor publik. Adapun tingkatan tertinggi dari sektor publik adalah tingkatan negara. Manajemen keuangan daerah terdiri dari kepengurusan umum serta kepengurusan khusus.

Kepengurusan umum yakni segala sesuatu yang berhubungan dengan APBD dan kepengurusan khusus berhubungan dengan barang kekayaan milik daerah. Kegiatan akuntansi daerah yakni terdapat pada kepengurusan APBD serta kepengurusan barang kekayanan daerah.

Pengertian Dan Fungsi Akuntansi Pada Keuangan Daerah

managemen akuntansi daerah

managemen akuntansi daerah

Pada saat ini, keuangan daerah di gunakan dalam akuntansi di sebabkan karen jika hanya dengan menggunakan tata buku tidak dapat menghasilkan informasi yang berlaku pada saat ini. cakupan akuntansi sangatlah luas, akuntansi sendiri terbagai atas beberapa bidang berdasar pada pokok yang di kaji. Akuntansi memiliki fungsi sebagai penyedia informasi kuantitatif mengenai urusan keuangan, informasi tersebut berfungsi sebagai sebuah masukan yang dapat di pertimbangkan untuk mengambil sebuah keputusan ekonomi.

Informasi yang di peroleh dari akuntansi seharusnya dapat di pergunakan untuk mengambil keputusan ekonomi, keputusan ekonomi yang di maksud di sini ialah sebuah keputusan yang menyangkut tentang ilmu ekonomi dan tidak terbatas hanya pada keputuan yang berhubungan dengan dana yang telah di ambil oleh si pengambil keputusan. Sebuah keputusan ekonomi investor pada laporan keuangan daerah hanya sebatas pada keputusan dalam berinvestasi di daerah tersebut ataupun tidak.

Akuntansi keuangan daerah terdiri atas 3 bagian yaitu akuntansi pemerintahan, akuntansi sosial dan akuntansi perusahaan. Perbedaan masing-masing dari akuntansi tersebut ialah pada akuntansi komersial, data yang di gunakan guna memberikan segala informasi mengenai keuangan pada managemen, pemilik modal, kreditor dan lain sebagainya. Sedangkan pada akuntansi pemerintahan ialah data yang di gunakan berfungsi sebagai pemberi informasi atas semua transaksi ekonomi keuangan pemerintah daerah pada badan legistaltif, yudikatif, badan eksekutif serta masyarakat. Sedangkan akuntansi sosial adalah sebuah bidang akuntansi yang telah di tetapkan pada sebuah lembaga yang melayani perkeonomian nasional.

Ruang lingkup dalam akuntansi pemerintahan seperti: akuntansi pemerintah daerah (pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten kota), akuntansi pemerintahan pusat. Tujuan dari akuntansi pemerintahan daerah berupa pengawasan atas terselenggaranya pemeriksaan dengan efektif dan efisien. Tujuan yang kedua adalah pertanggung jawaban guna memberikan semua informasi keuangan yang lengkap untuk di berikan kepada seluruh unit pemerintahan.

Fungsi yang ketiga adalah managerial yang berguna untuk menyediakan tentang semua informasi keuangan yang di butuhkan untuk penganggaran, pengendalian anggaran, pemantauan, perencanaaan serta pelaksanaan.