PSSI menyepakati Regulasi Penting Liga Indonesia 2017

By | February 20, 2017

Konferensi tahunan pssi 2017 sudah mengambil keputusan bakal kembali menggelar kejuaraan liga super indonesia (isl) mulai 26 maret 2017 yang kemungkina di tayangkan oleh streaming sctv. Menyambut bergulirnya kejuaraan kembali, pssi juga sudah memutuskan beberapa regulasi utama dalam kejuaraan esok.

Selesai pesta (isc) awarding night di hostel aryaduta bandung, wakil ketua umum pssi, joko driyono, mengatakan mengenai regulasi utama di liga esok.

Pernyataan joko mulai dari perencanaan kejuaraan, lama waktu kejuaraan, total kandidat, sampai regulasi penerapan pemain asing. Dalam jangka waktu perencanaan kurang dari 3 bulan, kala ini pssi lagi meramu perencanaan menyambut bergulirnya kejuaraan.

Beberapa masalah yaitu finalisasi regulasi, komunikasi bersama pengayom promotor, media broadcaster, sampai pertemuan bersama wasit serta pemain, bakal jadi prioritas penting menyambut kejuaraan.

Konferensi mengambil keputusan estimasi kick-off isl bakal aktif pada 26 maret (2017). Bila kita amati, waktunya kurang dari 3 bulan. Waktu preseason kita isi mulai dari finalisasi regulasi, setelah itu kick off meeting, serta pertemuan bersama pengayom promotor, tv, serta lain-lain, tutur joko.

Tidak cuma itu kita juga wajib menyediakan unit pertandingan, wasit, pemain, komisi disiplin, serta lain-lain, tuturnya pada jurnalis, akhir pekan 8 januari 2017 malam.

Bila permasalahan pengayom promotor serta hak siar masih menanti dalam beberapa bulan ke depan, tak bersama bentuk liga. Pssi sudah memutuskan beberapa regulasi.

Pertanyaan bentuk kejuaraan, joko menerangkan bila di isl musim depan bentuk tetap tak bakal berubah. Transformasi paling signifikan yaitu total pemain asing serta keharusan membawa pemain-pemain baru.

Formatnya tetap tak berganti. Ada 18 klub, bermain satu daerah, durasinya kurang lebih 6-8 bulan. Kita memiliki estimasi hingga akhir oktober ataupun medio november. Seusai dialog cukup intens bersama 18 klub, pssi memutuskan regulasi pemain asing 2+1 (dua pemain afrika, eropa serta amerika ditambah satu pemain asia), tutur joko.

Setelah itu, tiap kesebelasan juga diharuskan membawa paling tidak lima pemain under 23. Semua kebijaksanaan ini direspons klub serta mereka meminta waktu satu hingga tiga akhir pekan. Pssi juga dengan senang hati mengikuti transformasi ini wajib dicocokkan bersama anggaran serta tujuan tiap kesebelasan, tuturnya.