Tag Archives: Film

Review Curse of The Golden Flower : Kekuasaan dan Pengkhianatan

Gagah, maksimum konspirasi beserta habis mengenaskan. Itulah yang mampu dipandang untuk menilai film kreasi sutradara besar Zhang Yimou ini. Semacam perihalnya film peperangan Zhang Yimou sebelumnya, Hero serta House of Flying Dangers, dalam film ini amat menongol adegan-adegan atas telau kesunyian, atmosfer mencekam, serta perundingan yang tangguh dari per sosok. Seni berbalah yang adiwarna juga mengakibatkan nada sebagai mencekam.

Film ini dibuka sama nada kemegahan satu buah pihak berkuasa dalam era keluarga Kakaktua (zaman 7-10). Corak kuning logam mulia uang, bagunan pemerintahan yang gagah, sistem tempat negeri yang tersendiri bersama gemerlapnya busana raja lalu para pemain benar-benar menyukakan hati mata si pengamat. Sedemikian itu juga aktor lalu aktris, ribuan dayang-dayang yang lezat dilihat. Lamun segala kemegahan dalam negara itu memiliki panas, maksimum kerja sama lalu cinta tabu.

Kaisar Ping (Chow Yun Fat) berupaya memperlihatkan keserasian keluarganya pada masyarakat. Dalam Parade Seruni (Keramaian Chong Yang) yang diadakan setiap tahun ditata bunga seruni di segala jengkal tanah negara. Kerajaan sebagai lautan kuning bunga seruni. Si permaisuri (Gelegah Li) menyiapkan semua upacara termasuk membordir bunga seruni pada beribu-ribu busana.

read more