Tag Archives: Public Speaking Training Jakarta

Kenali Diri Sebelum Ikuti Training Public Speaking

SEBELUM MENGETAHUI TIPS PUBLIC SPEAKING, BERSAHABAT DENGAN HITAM DAN PUTIH DI DALAM DIRI

Pelatihan Public Speaking – Ada pepatah “Jika tidak ada gelap, maka tidak ada terang”

Layaknya dua sisi koin yang berlawanan, sejatinya didunia ini terdapat lawan atau kondisi sebaliknya. Inilah yang disebut dengan Law of Polarity (Hukum Kutub yang Berlawanan”.

Dalam hukum ini dijelaskan bahwa segala sesuatu yang ada di dunia berada di atas sebuah kontinuum dengan dua ujung yang berbeda. Seperti panas dan dingin, siang dan malam, hitam dan putih.

Kedua kubu yang bertolak belakang ini pasti ada, termasuk baik dan buruk dalam diri kita. Jadi mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus bersahabat dengan sisi buruk dan baik yang sudah tertanam dalam diri kita.

“maksudnya selain jadi orang baik, kita juga harus jadi orang jahat gitu??”

Tenang dulu.. yang dimaksud bersahabat disini justru agar kita bisa belajar menyeimbangkan kedua kutub tersebut. Jadi, kita tidak lama terjebak ke ujung negatif (buruk) dalam waktu yang lama, bahkan terus menerus. Itulah mengapa Anda sebagai pemimpin yang selain harus menguasai training public speaking Anda wajib mengetahui yang baik dan buruk tersebut. Dengan begitu pesan public speaking yang Anda sampaikan akan tertancap dengan baik kepada audiens.

“Lalu bagaimana cara bersahabat dengan baik dan buruk itu?”

Mengenal Diri Sendiri

Dengan mengenal diri sendiri, kita akan mengetahui mana yang baik dan buruk untuk diri dan orang sekitar. Kembangkan kemampuan unsur-unsur postif yang ada dalam diri tersebut, maka dengan sendirinya sisi-sisi negatif yang kita miliki akan sedikit memudar.

Memandang Diri Sebagai Manusia Berharga

Setiap manusia dilahirkan dengan potensi yang luar biasa, namun diri kita sendirilah yang terkadang menghalangi potensi itu untuk berkembang. Memahami bahwa kita terlahir sebagai manusia yang berharga akan mengarahkan diri untuk menuju kesasaran hidup yang lebih baik.

Menjadi Pribadi yang Terbuka

Terbuka yang dimaksud disini adalah mau menerima saran dan kritik dari orang lain. Kritik memang terkadang menyakitkan. Ak tetapi apabila kita merespons sebuah kritik dengan pikiran dan perasaaan positif, justru akan lebih memotivasi diri untuk menjadi lebih baik dan mengenal diri sendiri lebih dalam.